Oleh: harui | April 7, 2008

Seks dianggap tabu! Why?

Pada asalnya banyak orang tua yang menganggap hal yang disebut dengan seks itu adalah hal yang tabu atau tidak patut dibicarakan oleh banyak orang. Atau tentangan keras dari sebagian orang tua murid tentang adanya pendidikan seks. Mengapa? Apa seks itu tidak pantas di bicarakan? Atau seks itu hal yang hina? Jawabannya adalah “TIDAK”. Menurut beberapa psikolog anak yang mengalami masa – masa dimana anak itu mencari sesuatu yang berhubungan dengan seks atau lawan jenis adalah hal yang wajar. Kata yang dianggap tabu ini dapat memecahkan segala masalah yang terjadi di kalangan remaja Indonesia. Banyak faktor yang disebabkan oleh para orang tua yang enggan membicarakan masalah tersebut kepada anaknya yang sedang mengalami masa pubertas atau masa pendewasaan yang dimana remaja ingin mengetahui hal – hal yang tidak diketahuinya. Dan salah satu akibatnya adalah para anak tersebut mencari jawaban itu sendiri di luar sana tanpa pengawasan dan bimbingan. Tidak sedikit remaja yang memilih melihat komik atau film yang berbau dengan hal pornografi yang tidak mengajarkan pada anak tersebut tentang hal itu, akibatnya banyak anak remaja Indonesia yang masuk pada pergaulan bebas.

Jalan keluarnya? Sebaiknya sebagai orang tua haruslah terbuka pada anaknya menjawab dan memberikan solusi pada anak tersebut apa dan akibat dari seks bebas tersebut. Dan pendidikan seks itu juga dapat menolong masalah murid disekolah apabila orang tua tidak dapat memecahkan pertanyaan yang dianjukan oleh sang anak mengenai seks tersebut.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: