Oleh: harui | April 7, 2008

tren rambut ala japanese style

Hair By Dai-Ichi. Tren Japanese Style dengan Warna Cokelat Alami 2007

[ image disabled ] Saat ini, rambut semakin penting sebagai mahkota seseorang. Hal ini pun berpengaruh terhadap penataan rambut dengan mode-mode yang semakin canggih. Saat ini, salah satu tren 2007 adalah “Japanese style” dengan warna cokelat natural.

Demikian diungkapkan salah seorang hair dresser kondang Medan, Hui Lie yang menjadi pimpinan salon papan atas Hair By Dai-Ichi Jalan Asia Medan. Ia memang sangat fokus memberi pelayanan kepada para penggemar Japanese Style ini.

Menurut Hui Lie, tren rambut 2007 yang telah masuk ke semester kedua ini masih condong menggunakan teknik Ino Pern atau keriting dingin, guntingan bobasimetris serta yang paling panjang menonjol diberi hot colour atau istilahnya “get the sexy streetwise hot colour collection”.

Sedangkan keriting lurus atau biasa disebut rebonding sudah mulai ditinggalkan walaupun sebagian orang masih menyenanginya, tutur Hui Lie yang telah menekuni bisnis salon lebih dari 20 tahun lamanya.

“Tahun 2007 ini, warna-warna alami kecokelatan menjadi tren seperti Luscious Brown, Blazing Brown, Shimer Brown, yang memberi tampilan keunguan yang lembut,” jelasnya tentang tren warna tahun 2007 yang diluncurkan berbagai produsen pewarna rambut di Indonesia maupun dunia.

[ image disabled ] Salah seorang artis yang sedang naik daun, Rini Idol pun tampil dengan mode rambut yang sedang tren ini dengan menonjolkan gaya Jepang yang mempergunakan natural perm di atas panggung.
“Model rambut dengan gaya Jepang seperti ini memang sedang tren di kalangan anak sekolah,
terutama anak cewek,” ujarnya.

Hui Lie juga mengakui bahwa sebagai seorang hair dresser profesional, perlu mengikuti tren rambut yang selalu berubah dari waktu ke waktu. Makanya, ia tak pernah ketinggalan untuk mengikuti seminar, training baik dari dalam maupun luar negeri. Bahkan Hui Lie pernah menimba ilmu di berbagai pusat mode dunia seperti London, Paris, Hongkong, USA, Jepang, Singapura maupun negara lainnya.

“Saat ini, saya juga menjadi anggota dari asosiasi penata rambut dunia yang ternama yakni Inter Coiffure Mondial (ICD) dengan Ketua Rudy Hadisuwarno di Indonesia,” papar Hui Lie tentang organisasi para penata rambut profesional ini.

Menurutnya, wanita memang sangat sensitif dalam mengikuti perkembangan mode. Hal ini diakuinya dalam menangani para pelanggannya yang 80 persen terdiri dari kaum hawa yang sangat senang mengikuti perkembangan mode.

[ image disabled ] Untuk mendukung penampilan seseorang mengikuti tren mode, Hair by Dai-Ichi pun memberikan pelayanan tambahan berupa make up pesta, cutting dan coloring, pedicure dan medicure, sehingga mampu memberi kesan yang lebih natural dan menarik bagi pelanggannya. Buktinya, Hair by Dai-Ichi sering diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai hair show yang digelar para produsen produk kosmetika di Medan.

Hui Lie pun selalu memberi saran-saran yang diharapkannya dapat sesuai dengan setiap pelanggannya. “Gaya rambut merupakan bagian dari gaya hidup yang harus disesuaikan dengan pribadi tiap individu,” jelasnya.

Tentunya tidak setiap orang cocok mengikuti mode yang sedang tren. Dalam hal ini, Hui Lie pun memberikan saran-saran positif agar setiap pelanggannya puas dan dapat mengikuti mode yang sesuai dengan kepribadiannya.

Japanese style masih tetap lebih sesuai dengan karakteristk masyarakat Sumatera Utara, khususnya Medan yang menjadi pelanggannya. Tak heran, Hui Lie pun mempergunakan nama yang berbau Jepang untuk memberikan image yang lebih melekat di hati pelanggannya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: